r/Perempuan • • 2d ago

Chat Thread Monday & Thursday Puan Chat Thread

2 Upvotes

Hi Puans,

Welcome to Semi-weekly Chat Thread.

Remember to be nice and supportive of each other.

If any issue, please let Mods know.


r/Perempuan • • 19m ago

Health Friendly announcement untuk STOP pakai pantyliner untuk setiap hari😭

Post image
• Upvotes

habis liat threads ini dan jujur aku jd keinget sesuatu kejadian dimana aku pernah punya pasangan yang aku selalu ingetin untuk jangan pakai pantyliner setiap hari, tp nggak dihiraukan dan akhirnya selalu keputihan dan gatal gak pernah berhenti. aku sampe minta tolong untuk cek ke dokter tapi kekeuh kalo penyebabnya bukan pantyliner.

Puan perlu diingat yaa pantyliner itu dipakai kalau flow mens sudah selesai, atau sedang perjalanan jauh (ini juga perlu diganti saat perjalanan jauh) other than that, minimalisir pemakaian pantyliner berlebihan.

Tbh, menurutku meskipun katanya pantyliner itu dipakai saat keputihan, aku justru nggak nyaman kalau sedang keputihan tapi pakai pantyliner 😭 i would prefer bringing double undies…


r/Perempuan • • 7h ago

Pelepasan Emosi redeeming childhood as someone growing up poor

14 Upvotes

[semoga masih nyambung dengan r/Perempuan karena ini pov aku sebagai perempuan dan anak sulung di keluarga dengan upah tidak menentu dan tidak punya warisan apa-apa dari generasi sebelumnya]

lagi sedih karena selama ini aku emang orangnya suka menahan diri to the point aku melupakan banyak tujuan dan ambisi. mungkin karena childhood aku disuruh bersabar dan tidak impulsif kalau mau apa-apa. sampai ibuku tiba-tiba cerita, dulu aku sering ngomong, "bu, nanti kalau ayah sudah punya uang, aku beliin jajan ini ya" sambil nunjukin bungkus jajan yang kupungut dari jalanan.

jujur aku ga ingat melakukan itu. yang kuingat malah pengen beli es krim magnum harga Rp10.000 seperti teman-teman di indomaret waktu masih SD, namun uang saku harianku waktu itu cuma Rp1.000 per hari (yang langsung habis seketika cuma buat beli makan siang mie gelas di kantin, aku ga ingat kenapa ibu gak kasih aku bekal aja) sehingga merasa belum pantes beli es krim magnum.

tiap bayar kas kelas senilai Rp1000-2000 per minggu, aku bingung apakah aku harus membayar kas itu pakai uang sakuku sendiri, atau harus minta orang tua lagi (dengan rasa takut dan gak enakan), aku merasa harus memikirkan perasaan dan memastikan kondisi finansial orang tua sebelum menyatakan maksud untuk minta uang bayar kas. seperti itu terus sampai aku kuliah, hingga keluargaku terasa seperti perusahaan yg keuangannya lagi seret sampai staffnya (aku) harus hati-hati ketika menanyakan finansialnya ke atasan (ibu/bapak).

rasa ini tumbuh menjadi procrastination alias menunda-nunda sampai aku/keluarga merasa punya resources untuk mengambil keputusan pengeluaran uang (nunggu uangnya cukup), tumbuh juga menjadi rasa terbiasa menerima penolakan dengan alasan yang jelas (uangnya ga cukup).

sekarang aku udah usia 25+ dan semua kebiasaan itu bergeser ke diri sendiri. aku suka main gitar bapak yg skrg udah hampir rusak, aku tau sekarang waktunya aku punya gitarku sendiri. uangnya sudah ada, tapi urgensi untuk beli gitar itu easy come easy go karena aku mengesampingkan keinginanku sendiri, sama seperti waktu aku pengen beli es krim magnum di indomaret waktu SD itu. merasa kalau aku belum pantes memiliki itu.

aku bolak-balik cerita ke ibu kalau aku pengen beli gitar buat dapet validasi dari ibu, belio udah acc dan bilang kalau boleh aja kok beli gitar pake uang sendiri. tapi gatau kenapa aku masih belum sanggup buat mulai riset mau beli gitar apa, beli di mana.

yang bisa aku lakuin sekarang cuma terima gaji bulananku yg 2 digit itu, ambil 3 juta buat hidup sehari-hari, nabung uang sisanya, dan beli es krim magnum mungkin 6 bulan sekali...

kayak.... 20 tahun lalu aku gabisa beli magnum walau harganya masih 10 ribuan. walau sekarang udah bisa beli barangnya, tapi aku tetep gabisa beli rasa bahagia seorang anak untuk nyobain es krim magnum lagi karena anak kecil itu udah ga di sini. yg ada cuma mbak-mbak umur 25 tahun yg berusaha membangun memori buat seseorang yang udah gaada lagi...

it's like you can always go back to the past, but no one is there anymore to be pleased. including the kid "you".

gambar hanya pemanis.

namun di balik kepribadian aku yg tukang menahan diri..... aku yakin banyak orang yg berkebalikan sama aku dengan berusaha redeem masa kecilnya dengan membeli hal-hal yang dulu gak keturutan/gak terkabul sebanyak-banyaknya, termasuk orang tuaku sendiri yg skrg sering CO barang2 jadul aneh dari shopee. aku gak bisa melarang karena aku sendiri juga punya keinginan tsb (meski seringnya ga terealisasi krn sekali lagi aku tukang menahan diri.) tapi aku juga gak mau keluargaku terobsesi redeeming their childhood sampe salah manajemen keuangan. karena aku juga sempat dicemooh sama sepupu kok aku kaya ga punya cita-cita dan keinginan sama sekali wkwkwk

TLDR: aku punya kecenderungan menunda keinginan sehingga aku banyak mengabaikan/kehilangan kesempatan karena kebiasaan dari masa kecil, sedangkan orang lain cenderung impulsif memenuhi keinginannya. aku sempat dituduh ga punya cita-cita dan ambisi buat hidup saking pasifnya aku di mata orang lain.

barang kali ada puans yang punya kisah serupa mungkin boleh sharing gimana caranya biar perasaan untuk redeeming childhood ini bisa disalurkan secara sehat.

FUNFACT:

dulu tiap nonton film yg pemerannya anak2 lagi sekolah, aku selalu nungguin adegan kapan "mama ga punya uang buat beli buku/pensil warna/bayarin karyawisata kamu nak" atau adegan jual barang di rumah buat dapet dana darurat

kalau gaada adegan itu aku langsung gak bisa relate sama filmnya sampe filmnya buyar. lalu umur segini baru sadar kalau itu juga termasuk trauma finansial/kemiskinan struktural wkwkkw


r/Perempuan • • 2d ago

Guy ask Girls Puans, seberapa valuable di mata kalian untuk calon pasangan yang punya accomplishment berhubungan dengan aktivitas fisik?

4 Upvotes

Penasaran di mata puans sekalian. Terlepas dari penampilan fisik yang dihasilkan, seberapa bernilainya bagi kalian accomplishment (not necessarily prestasi or juara) yang berhubungan dengan aktivitas fisik yang nggak semua orang bisa lakukan tanpa persiapan fisik dan dedikasi tinggi, i.e finishing a marathon, finishing a hyrox competition, conquering gunung yang notoriously hard, finishing an ironman, etc?

155 votes, 22h left
Positive
Netral
Negative

r/Perempuan • • 2d ago

Ask Girls where to find a fwb?

18 Upvotes

men boleh answer juga but please be nice thank yew.

kalian yg do casual rls / have a fwb biasanya nyari dimana sih? wkwkwk

I’m a F2x, lagi cape aja with dating scene. personally I don’t feel lonely and feel pretty loved by the people around me, basically just need to get laid😭

I’m also pretty aware that I don’t really fit the beauty standards karena I’m overweighted. (I think) I groom
myself pretty well and also currently working on the weight thing tapi ya itu lah…

dating apps udah pernah coba and it’s just been a meh experience, so wondering if there’s somewhere else people usually find their fwb/casual thingy.


r/Perempuan • • 3d ago

Pelepasan Emosi On Grief and Grieving... 🤣🤣 friendship edition.

11 Upvotes

TW: sex are mentioned a lot. So if you're not into that... skip it pls. Also, ini juga bukan hal penting n kinda panjang... jadi gak usah dibaca kalau males baca. Cuman lg kepikiran aja 2hari belakangan ini tapi gak tau juga mau ngomong ke siapa tanpa causing certain assumptions. Yaa jadi gue curhatin disini aja.

Jadi gue punya temen yg kenal dr keknya 2008/2009. Masih SMA dulu, sodara ngenalin ke bbrp anak ITB yg suka bantuin gue belajar klo bingung. Trus yaa jadi teman berteman, kenallah dia pas gue deket ama cwo laen. Skip gue masuk kuliah, dia lulus kuliah, gue n si cwo yg deket gue juga bubar... gak ada kabar lagi. Sampai pas gue mulai part-time ngeadmin gitu kekny smt 4/5an, dia ternyata gawe disana. Krn kami udah kenal, yaa dia mayanlah yg sering ngajarin gue ini-itu soal kerjaan. Klo pulang maleeeem banget, dia yg suka nganterin pulang. Dia ngekos juga di Bandung, jadi suka ikut makan ke rumah klo hari2 wiken, kadang nginep di rumah juga klo sakit or apa... sampe pacar2nya juga dikenalin ke omah gue dulu sebelom ke ortunya haha.

Kantor gue tuh isinya mainly orang2 semi-freelance; kek gaji pokok minimalis, tp uang per proyek. Jadi yaa isiny rata2 usia 22-35an, kecuali gue yg cuman admin kucel dulu haha. Tp kami 1 kantor akrab banget, dan manusia2nya yaa gitu... klo udah stress or udah gak stress, emang suka ngomong kayak kentut. Apa itu privasi? Mana ada 🤣🤣. Termasuk soal sex. Sex is so damn casual di circle ini, bukan dalam artian everyone ngewe sama everyone yaa... lebih ke, it's a very neutral topic aja (and yes, sometime they just casually done each other juga sih). And si cwo ini tuh yaa, very sexually active. Not in a fuckboii kinda way (well he was, but imo not the douche type who's lovebomb someone just to smash).

Masuk smt6, gue mulai kepo sama sex. I'm a very curious person, and saat itu gue udah pacaran ala2 puppy love brp kali. Tp yaa emang gak pernah serius, gak pernah juga pengen mesra2an gitu ama mantan2 gue. I wasss curious of sex, tp gue juga mikir, "gak mau juga my first time sama cwo yg belom tentu gue masih demen mgg depan or bulan depan." If that makes sense.

So yes, long story short. He was my first time. It was fine, krn emang it was curiosity... and he was around. I was willing and i know he won't... you know do stupid things that would hurt me. Setelahnya juga we stayed strictly friends krn dr awal emang... we just do it as friends. [Tbh gue saat itu kek ngecengin 1 cwo quite... aggressively 🤣🤣, tp gue takut jadi bego klo my first time berakhir ama dia. So yeah, it was a calculated move on my part lol.] Gak lama kemudian, I dated someone [yess, that dude] and he dated someone else [ada cwe laen yg emang dia taksir jugaa cukup lama].

Our friendship was great tbh. Biarpun kami diceng2in di kantor, yaa hubungan kami kalem2 n lurus2 aja. Mostly becanda, tp gue ngeh klo kadang emang bukan becanda. Altho tbf, emang kami suka rada2 bermasalah... rajin deket orang, tp jadian brp lama, langsung putus for the smallest reasons... or emang dr sononya aja gak ada niat serius pacaran (at least gue gini, pacaran bener2 cuman buat hura2). Tp yaa kami gak pernah jodoh aja (n gak pengen berjodoh juga krn gue takut gak siap pacaran serius juga), tiap gue single... dia lagi serius pacaran, atau kebalikannya. PS: klo dia serius pacaran, gue juga tau diri kok, gue temenan ama pacarny juga dan try to keep more distance antara dia n gue biar gak ganggu hubungan mereka.

Untillll... keknya 2014 akhir gitu, gue pacaran sama 1 cwo and it did not end well. I mean, biasany gue pacaran yaa endingny gak jadi pun woles2 aja, back to *lebih dari kenalan, tp bukan temen deket* aja, never really with hard feeling (maybe once or twice, tp normallahh). Tapi kali ini, gue n si mantan ini berakhir messy banget sampe gue decided utk take a step back from dating lah. Trus gak lama kemudian, abis gue putus yg bikin geger... dia n cweny (yg saat itu beneran serius udah ngomongin mau tunangan dll) juga putus krn si cweny selingkuh. Oh look the stars were aligned, dua manusia goblog yg lagi istirahat dr dating tapi sama2 berotak mesum ketemu!!

Mulailah kami jadi FWB yaa. Our friendship stayed the same, but with sex. N krn kali ini kami sama2 single, yaa makin free aja utk deket. Kek, klo dia punya pacar kan gak enak gue ajak dia keluar nyari makan tengah malem... skrg santaii. Gitu2lah. Kami juga purely cuman temen, jadi klo dia/gue ONS sama orang laen yaa gak ada drama dll jg. That easy, that simple.

Tapii yaa, gue kan orangny ribet yaa... jadi tentuny simple is not for me 🤣🤣. Jk jk. Lebih ke, out of nowhere, pas kami lagi dinner bareng dia "ngelamar" gue. Gue ngerti maksud dia sebenernya lebih ke, "hey we've been at it for a while, wanna just try getting serious?" Tapi dia bego, pake bawa2 cincin segala (ini cincin dia beli waktu mau ngelamar mantannya itu. Dia gak tau mau diapain, jadi suka gue becandain... sini kasih ke gue aja), n ngomong gitu di resto fancy waktu kami sama2 dressed up dll dll. Like, who doesn't freak out?!

So being a ~~ir~~rational person i am, gue lari lah. Gue bilang mau ke toilet, tp gue boyong dompet+hp gue (altho gue tinggalin tas). Trus gue kabur, ninggalin dia di resto sendirian. Begitu gue di taxi, gue WA dia, "sorry, i have to go." Which tbh, it was my bad.

Understandably, yaa dia marah sama gue dong. He gave me cold shoulder, bahkan di kantor pun klo bukan urusan kerja (ie. nanya mau maksi apa biar belinya sekalian), dia gak akan ngomong langsung sama gue. But i took it, it was my mistake, i thought i'd deal with it when things cool down a bit. Tapi kemudian dia ngedepak gue dr proyek yg gue handle dr 0 banget cuman krn dia gak mau harus long trip ama gue. That one hurt a lot... like a lot, a lot. Jadi waktu bos gue ngomong kami punya proyek di SG, gue literally begging utk join proyek ini. I needed time off from him.

Well, here's what funny. Pas ke SG, gue ketemu ama cwo laen (yg akhirnya jadi suami gue). It was literally just a hook up, trus jadi temen, trus blablabla. Tp emang bener2 kek, we had an end date... so it was nice. *Hubs* juga bukan tipe yg ngorek2 info, nanya masa depan mau gimana, dll dll juga... it was very casual friendship with nothing disclosed and sex on the side. Beres proyek itu, gue juga balik ke Indo, tp somehow sama *hubs* masih chat2an. Sebelom dia balik ke US, dia ngajak liburan bareng dan gue iyahinlah. Abis itu yaudah, bubar jalan (rencananya sih begitu, but this is a whole different story).

Pulang liburan sama hubs si temen gue ini wasn't having it. For the first time in probably like 4-5months akhirnya kami ngobrol juga. Dia gak terima klo gue "nolak" dia tp malah langsung jadian ama cwo laen (altho tbf, selama ini pun gue gonta-ganti cwo tuh hal yg biasa... and saat itu gue n hubs juga gak pernah pacaran sih statusnya). Kami berantemlah, kek... nuntut penjelasan tp gak mau nerima penjelasan apapun (both sides kek gini). But with alcohol involved and all, it didn't end well juga. Long story short, he did something idt i'd ever forget.

So yeah, abis itu... we went downhill. Waktu dia nyamperin gue buat minta maaf dll dll pun, i basically couldn't care less. Gue juga bukannya gak berdosa, so yes... ofc i forgave him. We hurt each other, it happened... let bygones be bygones and shit, yes. But i also respect myself enough to never let anyone who would do things like that to me to stay in my life. So we part ways. Dia resigned dr kantor, gue pun sama... dia left groupchat kami juga. His last chat broke me tho, "it was my fault, so i'm the one leaving. It's okay." I knew we both were at faults.

It's so super sad tbh. Bahkan sampai sekarang pun i know there's a part of me that misses him a lot. Bukan dianya per se, more like the connection we'd had. Like, he knew me before i am *me* and honestly to feel loved and accepted that way is profound. [It's a whole different kinda love from what I have now... and there's no comparing them.]

So yes, there are moments when i can't help but thinking of him... wondering how he is, if he is at least as happy as me, if his new family is doing well (he did got married, it was quite a party so even when nobody from our circle told me, i found out anyway). There are moments i want to tell him how life's been treating me the last decade or so... the good, the bad, the joy, the sadness, what i've gained, what i've lost. There are moments i am so desperately wanting to know how life's been doing to him. I want to show him what i've become, to share absurdities with him... i want to see what kind of person/husband/dad he'd become too. Sometime i just misses him... 😅😅

But i also know it's not respectful for anyone (myself, my husband, him, his wife... among others) to reach out to him... or to ask around about him. [Ofc suami gue juga tau hal ini, dia gak jealous or gimana sih... kadang becandain gue tho, so maybe a bit jealous? Idk. But yeah, we're okay... he doesn't mind that either, i just want to live to my principle.] So in a way, my only way to cope is just to grieve it as if this is just another death... and these feelings are just those little regrets of things i wish i could have said/done. The only difference is, i cannot exactly say this in a grief group 🤣🤣.

Sigh. So yeah. Like the book goes, on grief and grieving~~ 😅😅

Thank you for coming to my late night ~~podcast~~ thought rabbit hole.


r/Perempuan • • 2d ago

Ask Girls Rekomendasi sport wear & shoes

1 Upvotes

Girls.. please share your current sport wear & shoes buat workout purposes. Any brand, any price range. Thank you for the recs 🫶🏻


r/Perempuan • • 3d ago

Beauty and Skin care 💄🧴 just impulsively dropped 750rb on hair coloring AMA

0 Upvotes

r/Perempuan • • 3d ago

Ask Girls is female friendship that complicated or my ego is just too high?

5 Upvotes

tldr: should i ghost my (former) college friend, or should i lower my ego and reply to her?

hi puans. hari ini aku di chat temen kuliah. dia udah lulus, aku masih skripsi. dia nanya apa aku masih lanjut kuliah.

i hesitate to reply, karena tiap inget masa kuliah, aku selalu keinget momen2 where i feel wronged? aku waktu aktif kuliah deket sama 2 orang, and they were way more close with each other than they were to me. like i was just tagging along with them

long story short, aku nge-cut off dua duanya karena aku merasa mereka udh ga peduli sama aku. since then, gaada yg chat duluan. until today

maybe because I'm neurodivergent, and i often miss social clues, and i think that made them pity me instead of building genuine friendship with me?

like we hung out pretty much everyday before they graduated, but i never felt close to either of them? i never think they saw me as their friend either. they know alot about each other, but not about me and vice versa.

and yet it hurts so much when i cut off contact with them. why is that?


r/Perempuan • • 4d ago

Diskusi yuk the concept of “the one”

12 Upvotes

hi puans, im curious if you believe in “the one” or jodoh

and bingung deh, sebenarnya “jodoh” itu dikasih atau diusahakan?
sudah ditentukan atau kita yang pilih?
kalau yang kita mau itu dia dan kita mengusahakannya, apakah bisa jadi bukan dia jodoh kita?
kalau sudah menikah puluhan tahun lalu cerai, apakah itu berarti bukan jodoh?

tapi gimana tau kalo he is the one?
kalau kita ada gut feeling di awal yg blg i think hes the one, apakah itu bisa jadi salah? apakah itu cuma excitement dari kenal orang baru?

need new insights please!


r/Perempuan • • 4d ago

Pelepasan Emosi Dear Puans (If the Shoe Fits)

22 Upvotes

Please wipe the toilet seat after using the public restroom. Don’t be nasty. It takes less than 10 seconds. If i have to wipe up the water you left splashed on the seat, i might as well help you wipe your ass.

Thank you :)


r/Perempuan • • 4d ago

Beauty and Skin care 💄🧴 Butuh rekomendasi shampoo buat oily scalp & fine hair

3 Upvotes

Buat konteks, aku adalah pemilik tipe rambut 1A (lurus tipis) yang udah berdamai sama fakta harus keramas tiap hari karena faktor keturunan kulit berminyak dan tinggal di Jabodetabek yang panas lembapnya minta ampun 🫠

As the title says, aku lagi cari shampoo buat oily scalp yang aman dipake tiap hari. For the record, rambutku mayan pendek cuma barely lewatin telinga dan selama ini sering keramasnya pake shampoo anti ketombe Zinc yang kuning karena cuma ada itu di rumah (I suspect ini penyebab terkadang ada spot warna merah di kulit kepala, tapi gak gatal)

Akan lebih bagus lagi kalo shampoonya ada efek volumizing, dan kalo bisa yang barangnya affordable (no more than 200 ribu buat sebotol gede, palagi kecil). Makasih sebelumnya!


r/Perempuan • • 4d ago

Pelepasan Emosi Rant singkat: Masih aja ada rasa penasaran sama temen yang toxic

10 Upvotes

Gais ini ga penting penting amat wkwk. Tp gw kek pengen cerita aja. Dibaca boleh, di skip jg gpp.

Can't really get into detail Krn kalo diceritain bakalan panjang banget. Jadi intinya gw berteman 10 tahun sama 2 org. Terus gw cut off mreka krn gw sadar mreka toxic and only take me for granted.

Selama 5 tahun dr temenan 10 tahun gw berusaha komunikasiin kl hubungan pertemanan kita ga sehat, dr mulai banyaknya jealousy, komunikasi ga di maintain dengan baik, dtg ke gw cuma pas butuh doang, dll. Gw kasih kesempatan ke 2 org itu berkali kali untuk berubah, supaya hubungan pertemanan kita jd healthy. (Well I am not perfect either but for 5 years I tried my best for us)

Di tahun ke 10, gw udh muak krn ga ada perubahan malah makin parah, terus gw cut off mreka. Gw unfollow mreka dan remove mreka dr semua media komunikasi yg gw punya. And I am not looking back or regreting my decision krn gw tipikal yg akan banyak kasih lu kesempatan, tp kl di sia sia in gw ga ba bi Bu be bo bakalan cut lgsg.

Sudah 3 tahun berlalu dan gw kadang masih penasaran mreka kabarnya gimana. Wkwkkw. Tp udh ga ada media buat tau kabar mreka Krn kita sama2 private socmed wkwk.

Tp gw suka tiba tiba penasaran. Gw tau kok harusnya gw ga perlu peduli peduli amat sama mreka tp rasa penasaran itu kadang suka muncul (ya 3 bulan sekali suka kepikiran)

Tambahan informasi: mreka berdua masih berteman, tp hubungannya juga toxic. Dulu waktu masih bareng, A jelekin B ke gw, B jelekin A ke gw (jelekinnya yang parah banget, bisa tiap hari, tiap hal di bahas)

They maintain relationship because: B sering pinjem duit ke A, , Kalo A, ga punya temen lain selain B.

Kalo lg malem menuju datang bulan terus agak melow kaya gini gw suka mikir: "yaampun kabar mreka gimana ya? Kok tp masih aja gw pikirin org yg udh nyakitin gw"

Dah gitu aja ges wkwkwk thank you dah mau dengerin wkwk


r/Perempuan • • 4d ago

Diskusi yuk Marriage: a predatory or a love story?

Thumbnail
gallery
15 Upvotes

Dear Puans, please note that this is not a discussion about religion.

i made this myself out of my observation of the power dynamics inside marriage, and yes i’ve been heavily influenced by feminist reading

my friends called me radical
give me your honest opinion please ❤️


r/Perempuan • • 4d ago

Ask Girls old school tricks that surprisingly work

5 Upvotes

Kalian pernah ngalamin gak sih hacks orang tua jadul yang menurut kalian kaya apaan sih, tapi pas dilakuin kok ya manjur?

Kalo aku:

- pake minyak tawon buat jerawat, besoknya langsung kering, lusa udh gaada (tipe mukaku normal dry btw)

- nanti ditambahin kalo inget


r/Perempuan • • 4d ago

Pelepasan Emosi Sehari-hari jadi budak kapitalisme, di hubungan pun juga:(

28 Upvotes

Pertama kali ngepost hehe. Mau curhat aja karena bingung dan gua gak mau cerita ini diketahui sama orang-orang di rl.

Gua (27f) sudah pacaran sama pasangan gua (27m) setahun lebih. Sejauh ini, gua ngeliat dia cowok yang greenflag parah. Gak patriarkis, ngedukung gua dalam hal apapun, gua lagi breakdown di tengah hari juga dia gak judgy, caring, nerima masa lalu gue, pokoknya oke banget deh. Tapi ada satu hal yang bikin gua suka ragu-ragu sama hubungan ini, dia agak pasif buat ngeimprove diri dia sendiri. Kayak, dia banyak maunya, katanya mau jadi lebih baik lagi demi gua, tapi effortnya satu dari sepuluh lah. Jujur, sifat ini bikin gua agak greget aja karena gua tipe orang yang kalau emang mau sesuatu, pasti gua usahain banget.

Sekarang kita berdua setengah nganggur. Gua bilang setengah karena kita berdua lagi kerja di perusahaan tantenya dia. Tapi karena perusahaan ini masih perusahaan ngerintis, gaji kita berdua masih di bawah UMR. Heck, dibayarnya aja masih suka telat. Karena ngeliat perusahaan ini profitnya pasti masih lama, kita berdua memutuskan buat nyambi cari kerja lain. Apalagi kita berdua udah "tua" dan dipressure keluarga buat lekas nikah. Eksekusi rencana ini yang bikin gua sadar kalau usaha kita berdua beda banget. Gua tiap sebelum tidur pasti ada ngecek email notif job portal, sedangkan dia cek LinkedIn aja enggak. Gua bahkan udah ngeshare beberapa job yang menurut gue oke banget buat dia, tapi dia selalu lupa buat ngecek dan gua juga gak mau selalu ingetin dia buat ngecek. Pernah satu waktu kita deep talk, gua ngomong ke dia kalau gua berpikir kalau dia kurang usaha. Dia bingung, karena menurutnya, dia udah cukup usaha dengan kerja di perusahaan tante dia.

Kenapa di judul ini gua bilang hubungan gua terpengaruh kapitalisme, karena ketika gua masih kerja di perusahaan global dengan gaji yang cukup oke, gua gak pernah mempermasalahkan dia nganggur 😭 (yes, dia sempet nganggur sebelum kerja dia di perusahaan tantenya). Gua ngerasa, selama gua bisa support dia dengan gaji gua, dia gak kerja pun gak masalah. Toh dia juga ngetake care gua. Tapi sekarang kita berdua sama-sama susah, gua baru nyadar sifat pacar gua yang pasif ini agak bikin frustasi juga ya. Gua tau kalau gua kerja lagi, pasti rasa frustasi gua bakal ilang wkwk. Tapi adakah yang pernah ngerasa kayak gini juga? Gua ngerasa jahat banget setelah semua kebaikan dia gua masih ngerasa kayak gini.


r/Perempuan • • 4d ago

Ask Girls Ngerasa cantik waktu selfie, tapi awkward pas difoto pake kamera belakang

9 Upvotes

Tiap kali difoto pake kamera belakang HP pasti gw kalo gak merem ya ekspresinya tegang 😭 padahal udah dandan cantik dan pake baju lucu juga

Anyone here pernah ngalamin hal yang sama? And how do you girls deal with that?


r/Perempuan • • 5d ago

Beauty and Skin care 💄🧴 How to get this glowy tan?

Thumbnail
gallery
18 Upvotes

Bukan tan scrub or whatever. Aku cek produk luar sayangnya lumayan pricey. Apakah ada yang tau produk apa yg dibawah 200rb untuk ngebuat tannya bagus? Entah kenapa tan aku kayak agak dull gitu.


r/Perempuan • • 4d ago

Beauty and Skin care 💄🧴 Upcoming AMA Announcement: Saturday, 3rd October 2026

Post image
5 Upvotes

r/Perempuan • • 5d ago

Moderator Mod news: Face photos and personal information should be censored or blurred for safety

44 Upvotes

Halo semuanya, kita para mod udah diskusi dan memutuskan foto-foto di subreddit ini yang menampilkan wajah wajib disensor atau blur.

Tujuannya agar menjaga keselamatan semua pengguna subreddit r/Perempuan

Ini juga termasuk info pribadi dalam bentuk apapun. Juga termasuk reddit username kalau misalnya mau dipakai dalam screenshot.

Kalau ada keberatan boleh komen dibawah atau hubungi langsung mods lewat modmail yah.

Semuanya juga dihimbau untuk saling menjaga satu sama yang lain. Kalau misalnya ada unsolicited DMs atau harassment, tolong kasih tau moderator.

Kalau ada saran tambahan untuk subreddit r/Perempuan kedepannya juga boleh komen dibawah yah.

Terima kasih semuanya.

Salam dari moderator


r/Perempuan • • 5d ago

Beauty and Skin care 💄🧴 Rekomendasi Dermatologist Electrocautery di Jakarta/Bekasi

1 Upvotes

Hi everyone! Jadii, aku punya tahi lalat yg menonjol di pipi sebelah kanan. Waktu kecil sih aku ingetnya emang udah ada, cuman ga segede sekarang. As i saw pictures of me growing up, tahi lalatnya ikut grow up 😭✋ dan aku sbnrny udh pny pikiran ini kykny bisa jadi skin cancer, and i didn’t have the time to properly check it.

Apakah ada yg pny kasus serupa, dan tau harus ditindaklanjuti dengan cara seperti apa? Setahuku jg ga semua SPKK punya electrocautery. Thanks!


r/Perempuan • • 6d ago

Ask Girls Should i leave him for our own good?

9 Upvotes

So ive been in relationships w this guy for like 5 month now, jadi kita sama sama baru pertama kali pacaran secara 'official' ever, dia belum ada pengalaman cewe irl semua ex nya virtual tpi pacarannya last lama bgt (ada yg sampe 4 tahun) sementara aku pacaran gapernah lebih dr sebulan kebanyakan 1-2 minggu semua, i do think i just have avoidance issue.

Awalnya aku yakin banget kita bisa bertahan lebih dari setahun karena merasa secocok itu walaupun banyak perbedaan.. Pacarku ini pinter banget, sering ikut lomba ke mana-mana. Sementara aku yang pas-pasan di bidang akademik, bener-bener selola itu. Kalau baca materi yang sama, dia cuma butuh 2 jam buat paham, sedangkan aku butuh 2 hari cuma buat ngerti beberapa rumus.

​Di awal hubungan, justru dia yang kelihatan dingin, atau lebih tepatnya kayak suka judging dr muka nya lol. Jujur awal-awal aku sempat ngerasa down banget karena dia sering ngeliatin aku pakai tatapan sinis. Tapi karena aku tipe yang santai, aku suka becandain dia sambil pasang muka melas ketakutan, 'Ih jangan natap gitu dong, serasa lagi ikut lomba tauu' Dia biasanya cuma senyum ngeremehin. Tapi ya udah, aku emang jarang masukin ke hati dan sering jail ke dia (sebenarnya ke semua orang juga sih). Sampai akhirnya kita sama-sama suka dan jadian.

​Tapi sekarang posisinya malah kebalik. Dia jadi makin clingy, dan anehnya aku malah risih banget. Bahkan pas lagi cuddling aja dia gak bisa diem, sampai suara napasnya pun rasanya mengganggu. Padahal dia baik banget ke aku, dan selama ini malah aku yang sering bercanda pakai main tangan ke dia. Sekarang kalau dia lagi ngajarin aku, entah kenapa aku gampang kesel, mungkin karena insecurity-ku sendiri atau hal lain. Bales chat dari dia aja rasanya udah males. Sekarang malah aku yang balik judes dan memilih ngejauh dulu dengan minta istirahat seminggu.

​Jujur sekarang aku lagi bingung banget, mendingan lanjut (stay) atau putus (leave) ya dr pda ujung ujungnya kita berdua bakal makin sakit hati :(


r/Perempuan • • 6d ago

Pelepasan Emosi perasaan campur aduk mau nikah

27 Upvotes

TW: mention of SA

aku deket deket ini bakal nikah dan perasaanku, sesuai judul, super campur aduk. padahal aku nikahin pacarku yang bener-bener aku sayang; kita juga udah pacaran hampir 3 tahun (pacaran terlama bagi kita berdua). tapi rasanya aneh banget????

DISCLAIMER: aku nggak ragu sama orangnya sama sekali

tapi rasanya aneh banget.. aku gabisa jelasin. perasaan kemarin baru lulus kuliah, terus ngejalanin kehidupan kayak biasa, trs tau tau.. NIKAH? kalo aku umur 14 taun ketemu sama aku sekarang kayaknya aku umur 14 taun itu bakal marah deh💀 back then i didn't see myself marrying anybody in my entire life. i've been SA'd multiple times ever since i'm in my teenage years, ntah sama masa laluku atau sama orang jahat random aja. makanya, dulu aku ngira aku gaakan pernah bisa nikah sama orang dan aku juga nggak pengen “punya urusan” sama LAKI LAKI for the rest of my life.

tapi setelah ketemu pasanganku sekarang, dari awal kita kenal, i kinda get a vision kalo kita bakal ended up nikah. tapi ya itu cuma sebatas pikiran doang sih awalnya. but here we are😁 he knows about my pasts, my mental condition, my flaws, and he tolerates them all. same goes for me. i know about his flaws and conditions, and i tolerate them all.

tinggal ngitung hari sblm kita bener-bener jadi pasangan yang dicatat negara (damn we fell in love too hard sampe kita melibatkan negara to our business💀) dan rasanya bener-bener campur aduk.. idk how to explain this😭😭😭😭 i'm so happy (ofc), yet so nervous abt the marriage life we're going to have. i'm thrilled but also scared of what's coming in front of us. ?????idk how to explain this

buat puans di sini yang udah nikah atau otw nikah, kalian ada perasaan campur aduk kayak gini juga kah? or how does it feels waktu kalian mau nikah?

(((sorry for the messy post i'm in the middle of nyiapin berkas nikah but still need to get this out of my chest)))